YESUS (dan KITA) MEWARNAI DUNIA

Sebelum Yesus ditangkap dan disalibkan, “Perjamuan Terakhir di Har Kamis Putih” dimana penulis Injil dan para Rasul hadir sebagai saksi hidup (waktu itu), merupakan awal “KRISTUS SANG GARAM DUNIA” mewarnai dunia “warna hidup bernuansa KASIH” bak bola salju berkembang mendunia dari masa ke masa, dan dari generasi ke generasi dan berlanjut kini sampai akhir jaman.

Warna hidup bernuansa KASIH menjadi tradisi “BUDAYA ADILUHUNG GEREJA KRISTUS” yang turun-temurun dan lestari terjaga eksistensi warna kasihNya “ROTI sebagai TUBUH KRISTUS, dan ANGGUR sebagai DARAH KRISTUS”

Suatu kebanggaan ….Puji Gusti…….. Gereja TUBUH MISTIK KRISTUS yang APOSTULIK (menjadi tradisi suci) dan satu-kudus-katolik tetap konsisten menjaga dan mewariskan Karunia Ilahi SANG MAHA LUHUR kepada kita sekalian, Karunia Luhur dan Adiluhung yang perlu dan harus kita berdayakan/ optimalkan menjadi kekuatan kita dalam MEWARNAI DUNIA.

MEWARNAI milikNYA

Mewarnai Dunia,

Bukan menjadikan dunia berwarna hitam kelam atau putih memplak atau warna lainnya!!!!, tetapi menjadikan dunia diwarnai nuansa KASIH yang penuh pancaran kasih, suka-suka, damai, sejahtera, kesadaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri (Gal. 5:22-25)

Mewarnai Dunia Kita, bukan dunia milik kita lhooooo! tetapi milikNya : perlu dieling menawa nyawa lan ndonya gadhuhanNE, bandha-donya among titipanNe nyawa kita dan dunia ini milikNya, harta-kekayaan hanya titipanNya.

Puji Gusti kita dipercayaNya untuk mewarnainya, matur nuwun konjuk GUSTI

Ngrumangsanana!

Kornelius Subandi (ling. St. Veronika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *